Perceraian menurut Kristiani dan Yahudi dan Islam.

7 07 2014

“Jangan menginginkan rumahnya sesamamu. Jangan menginginkan isterinya atau hamba-hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan atau lembunya atau keledainya atau apapun yang dipunyai sesamamu”. (Keluaran 20: 17)
“Barangsiapa memandang seorang wanita dengan nafsu berahi, orang itu sudah berzina dengan wanita itu dalam hatinya” (Matiuz 5:28)

Baca entri selengkapnya »





Santapan Harian

19 03 2014

Santapan Harian
Imamat 23:1-22

Judul: Perayaan dalam konteks ekologis
Pada perikop-perikop sebelumnya telah dinyatakan, bahwa keteraturan etis dalam kehidupan sosial dan pribadi menjadi titik penting dalam pemberian hukum kekudusan. Dua perikop berikutnya juga berbicara mengenai keteraturan. Pada perikop hari ini dijelaskan bagaimana sikap umat pada hari-hari raya yang telah ditentukan, yaitu Sabat (2-3), Paskah (5), Roti Tidak Beragi (6-14), dan Pentakosta (15-22).

Hari-hari raya yang disebutkan di sini sangat berhubungan dengan dunia pertanian. Bagi Israel, etika tidak hanya menyangkut hubungan Tuhan dan manusia serta hubungan antara manusia dengan sesamanya saja, melainkan bersangkutan juga dengan alam. Tuhan telah menciptakan alam, dan telah “diberikan” untuk dirawat manusia. Tuhan juga memakai alam untuk memberkati manusia. Dalam tugas tanggung-jawab “penggembalaan” terhadap alam, Tuhan menetapkan hari raya-hari raya tersebut untuk dilaksanakan manusia. Kalau tidak dilaksanakan, akan ada hukuman bagi manusia oleh karena alam yang akan “melawan” manusia dan akan menimbulkan kesengsaraan bagi manusia itu sendiri. Untuk itu, etika Perjanjian Lama adalah dalam bentuk segitiga hubungan antara Tuhan, manusia, dan alam. Hari raya-hari raya yang telah ditetapkan itu berfungsi untuk menghindari eksploitasi yang berlebihan dari manusia terhadap alam. Maka ada hari-hari bagi manusia untuk beristirahat (hari Sabat), agar alam juga memiliki waktu istirahat untuk memulihkan kesuburan dan keseimbangan alam (misalnya, tahun Sabat, Im. 25:1-7). Dengan demikian, umat diajar untuk melihat dan mengelola alam secara seimbang.

Memelihara alam ciptaan Tuhan merupakan tanggung jawab umat manusia. Apalagi, umat Tuhan yang sudah ditebus dari dosa. Kita sebagai umat Tuhan dapat melakukan aksi (meskipun kecil) untuk memelihara alam ini sebagai tanggungjawab etis kita dalam kerangka hukum kesucian. Orang yang kudus adalah orang yang memiliki kepedulian dan ikut serta dalam melestarikan alam ciptaan Tuhan.

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/

__________
Santapan Harian / e-Santapan Harian
Bahan saat teduh yang diterbitkan secara teratur oleh Persekutuan Pembaca Alkitab (PPA) dan diterbitkan secara elektronik oleh Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
© 1999-2013 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA).
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi atau non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber tulisan dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org

Posted from WordPress for Android





Ingkar Janji

17 03 2014

Ingkar Janji
Mazmur 31:6

Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 95; Lukas 7; Yosua 1-2

Kapan terakhir Anda mempercayai seseorang atau sesuatu, hanya untuk dikecewakan? Apakah itu produk yang diiklankan dan menjanjikan menjadi solusi bagi permasalahan Anda, namun saat sampai di rumah dan Anda mencobanya namun tidak bekerja seperti yang diharapkan. Atau mungkin juga seseorang yang berjanji bahwa ia dapat Anda andalkan, namun saat Anda membutuhkannya, mereka tidak ada untuk Anda.

Kita semua pasti pernah mengalami hal serupa. Kita sering dikecewakan, kepercayaan kita hancur, dan hal itu membuat kita sulit untuk kembali menaruh kepercayaan kepada seseorang. Mereka telah menghancurkan salah satu gambaran dalam hidup manusia, yaitu El-Emet.

Apa itu Emet? Emet adalah bahasa Ibrani yang mewakili kebenaran Allah, bahwa Tuhan adalah kepastian dan dapat diandalkan. Kedua hal itu adalah komponen karakter Tuhan yang tidak akan pernah mengecewakan kita, tidak seperti manusia atau produk buatan manusia. Emet menunjukkan bahwa Tuhan selalu sebagus yang diiklankan, selalu mampu dan setia untuk menggenapi janji-Nya. Artinya Tuhan selalu menindaklanjuti apa yang telah Ia katakana. Setiap saat. Tanpa kecuali.

Banyak orang telah kecewa atau bahkan kecewa dengan kehidupan karena satu dan lain hal tidak mendapatkan apa yang dijanjikan. Dalam beberapa kasus, bahkan mereka dikecewakan oleh seseorang yang seharusnya “mewakili Tuhan”.  Dan hasilnya mereka akan menunjuk kepada Tuhan sebagai sesuatu yang palsu atau tidak dapat dipercaya.

Jika Anda salah satunya, di masa-masa Pra Paskah ini adalah waktu yang baik untuk memulihkan hati Anda yang kecewa. Ingatlah bagaimana Yesus telah menderita bahkan hingga mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita. Jika nyawa-Nya saja tidak Ia sayangkan, maka janji-Nya dalam hidup Anda pun tidak mungkin Ia pungkiri. Tuhan adalah Allah kebenaran, El-Emet, Tuhan yang dapat dipercaya dalam setiap aspek dan keberadaan hidup kita.

Manusia dan dunia ini mungkin mengecewakan Anda, namun Tuhan adalah Allah Kebenaran, Ia dapat Anda percaya.

share from Renungan Harian for Android
http://www.konsepmobile.com/portfolio-item/daily-devotionals/

Posted from WordPress for Android





Tantangan Dari Batasan

13 03 2014

Kesempatan untuk Bertumbuh
Keadaan yang terbatas mungkin justru memberikan kesempatan bagi jiwa untuk bertumbuh

Dan Allah, sumber segala kasih karunia, . . . menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya – 1 Petrus 5:10

 

share from Renungan Harian for Android
http://www.konsepmobile.com/portfolio-item/daily-devotionals/

Posted from WordPress for Android





Ia di Sini untuk Menolong

19 01 2014

Ia di Sini untuk Menolong
Roma 8:35

Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus?

Bacaan Alkitab Setahun : mazmu19 matiu19 kejad37-38

Setelah kebangkitan-Nya Yesus menjumpai murid-murid-Nya, menemui mereka di antara taman dengan kuburan kosongnya dan kota dengan kerumunan orang yang masih dipenuhi kebencian. Ia berkata kepada mereka, “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku.” (matiu28:10).

Di tengah dunia yang penuh dengan bahaya, kebencian, dan perang, kata-kata Tuhan kita Yesus Kristus, mengandung makna yang sama dengan ketika Ia berbicara dengan mereka. Ia masih mengatakan kepada semua orang yang mengasihi-Nya, “Jangan takut.”

Dia menemui Anda di rumah sakit atau di tengah sebuah tragedi keluarga. Ia mendatangi Anda di tengah kemunduran bisnis atau kondisi fisik yang kritis. Dan ia berkata, “Jangan takut. Aku hidup, dan Aku disini untuk menolongmu. Salib menunjukkan kedalaman kasih-Ku, dan Kebangkitan menunjukkan kedalaman kuasa-Ku. Tidak ada yang dapat memisahkanmu dari-Ku!”

Seberat apapun situasi yang sedang Anda alami, jangan pernah sungkan atau ragu untuk datang dan meminta pertolongan kepada Tuhan.

 

share from Renungan Harian for Android
http://www.konsepmobile.com/portfolio-item/daily-devotionals/

Posted from WordPress for Android





Masihkah kamu percaya pada Islam?

30 12 2013

Bahan refleksi di akhir tahun ini akan kami ajak Anda terlebih utama apabila Anda seorang muslim atau mualaf. Coba sejenK fahami arti-arti dari alquran dan doa-doa yang And ucapkan setiap kali Anda sholat atau berzikir di mesjid atau dimana saja. Apakah Anda faham maksudnya? Mungkin ya, tapi ingatkah Anda bersholawat Anda memint kepada Muhammad bukan Tuhan yang jelas-jelas Sang Maha Kuasa. Muhammad bukanlah orang yanf suci, dia hanya dikaruniai pembekalan dari Malaikat Agung Gabriel untuk membaca Alkitab lihat Surah al -Alaq 1-5, ingat bahwa di ayat pertama dituliskan “BACALAH” atau dalam bahasa arabnya iqra, juga dipertegas lagi diayat ketiga “bacalah”, perlu diketui bahwa para ulama Islam yang suka menyesatkan pasti akan mengarahkan para muslimin dan muslimat dengan mengartikan bahwa Muhammad membaca alquran. Itu jelas sekali salah. Mereka berdalih bahwa Muhammad adalah suci. Ayat tersebut sangatlah mudah untuk dicerna, bahwa Muhammad disuruh Malaikat Gabriel untuk membaca Injil atau Taurat, atau mungkin saja Muhammad jadi keliru sehingga dia membaca kitab-kitab sempalan Kristen dan Yahudi sehingga menyebabkan dia keliru akan kepercayaan Yahudi dan Kristen. Baca entri selengkapnya »





Yang Terdahulu Menjadi Terbelakang

26 12 2013

Hari ini saya secara tak sengaja menonton TVRI pada pukul 11 malam dengan siaran Inspirasi Islam. Saya menyaksikan mantan suster yang bernama Irene Handono dan Felix Siauw seorang mantan Kristen menjadi narasumber mengenai Istiqomah. Saya cukup kagum melihat mereka yang piawai menjelaskan kebodohan merek saat meninggalkan Kristus. Merek sangat antusias saat menjawab hal-hal yang berkaitan dengan ajaran Kristen. Saya perhatikan dari sudut pandang psikologi bahwa mereka jenuh akan sesuatu hal yang sudah baku bagi mereka dan juga adanya konsep dimana jika seseorang merasa tidak diperdulikan merek pasti akan lari dari apa yang ada sebelumnya. Itulah yang dialami Irene Handono dan Felix Siauw.
Ketika kita sadar bahwa kegeraman Tuhan akan menimpa kita, maka tidak ada ampun lagi. Ingat ketika Daud meninggalkan Tuhan yang lebih mementingkan istrinya, TUHAN ALLAH sangat murk hingga dia diberi hukuman. Bukan hal gampang memang untuk mempertahankan iman kekristenan kita saat ini, ditengah konflik, hubungan asmara, pekerjaan, dan bahkan dilem tersendiri disaat kita tidak bisa menentukan mana yang benar dan yang salah.
Satu hal yang dapat saya tanggap dari kemurtadan dari Irene Handono dan Felix Siauw adalah mereka adalah orang yang jenuh terhadap kebaikan Jesus. Mereka mencari pemuas ego mereka yang berlandaskan pemikiran merek semata. Jelas sudah bahwa sejarah benar mengatakan bahwa Muhammad saw sendiri meminta doa kepada Jesus disaar dia sakratul maut. Itu sudah cukup membuktikan bahwa Muhammad jauh tandingan dari Jesus Sang Hakim dan Imam Maha Agung.
Saudara-saudaraku, marilah kita lebih dekat kepada Tuhan Jesus, berusahalah mencari arti kekristenanmu di dalam kehidupanmu sehari-hari. Kita sudah diberi mutiara tertandingi nilainya oleh Yesus yakni Penebusan terbebas dari perbudakan dosa dan ego, jadi apakah kamu mau menjual mutiara kamu dengan lumpur kotor? Pilihlah keyakinanmu.

Dalam nama Yesus Kristus, sebarkanlah pemberitaan Injil ke sudut sudut kota. Amen.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.